oleh

Belajar Memahami Soal LOTS dan HOTS kurikulum 2013

Belajar Bahasa Inggris Belajar Memahami Soal LOTS dan HOTS kurikulum 2013

Di kurikulum 2013 ini, istilah soal LOTS (Low Order Thinking Skill) dan HOTS(High Order Thingking Skill) hangat menjadi pembicaraan di kalangan para pendidik. Di antara guru-guru yang baru beradaptasi dengan kurikulum ini, mereka masih confused apa itu dan bagaimana cara membuat terutama soal HOTS. Penulis sangat tertarik membahas jenis soal-soal yang bakal dikeluarkan di UNBK baik SMP MTs maupun SMA SMK dan MA ini.

Soal HOTS ini sebetulnya sudah kita terapkan di kurikulum sebelumnya, namun tidak ada klasifikasi dan penjelasan mengenai soal ini, baru di kurikulum ini istilah soal HOTS lebih ditonjolkan dan diperbanyak. Sesuai dengan kompetensi yang harus dicapai anak di kurikulum baru ini, maka pemerintah menggalakkan kepada satuan pendidikan untuk membiasakan anak dengan soal-soal HOTS ini. Dengan soal-soal HOTS ini diharapkan anak akan lebih berfikir kritis di dalam menyelesaikan permasalahan, apalagi kita hidup di abad 21 dimana tantangan dan tuntutan zaman semakin kompleks.

Dengan soal-soal HOTS ini diharapkan anak terbiasa berfikir kritis, tak hanya teoritis saja, diharapkan anak juga secara jitu dilapangan dapat menyelesaikan problematika hidup dengan modal konsep ilmu yang telah dipelajari, mereka pada akhirnya dapat menerapkan atau mengaplikasikannya di dalam kehidupannya kelak, selain itu mereka juga dapat menganalisis, mengevaluasi dan menciptkan terobosan baru yang lebih baik lagi dibandingkan dengan cara-cara lama sebelumnya.

Setelah membaca di referensi bacaan dari kemdikbud, penulis sedikit mulai belajar tentang istilah LOTS dan HOTS ini.

Berdasarkan taksonomi Bloom yang disempurnakan oleh Anderson dan Kratwhole (2001), dimensi proses berfikir terdiri dari 6 level yaitu:
C1: Mengingat (remembering)
C2: Memahami (understanding)
C3: Menerapkan (Applying)
C4: Menganalisis (Analyzing)
C5: Mengevaluasi (Evaluating) dan
C6: Mencipta (Creating)

Untuk menyederhanakan dan memudahkan Puspendik membaginya menjadi 3 level kognitif yaitu:
L1: Pengetahuan dan pemahaman
L2: Aplikasi
L3: Penalaran

Berikut ini adalah tabel Dimensi Proses berfikir, sekaligus pemetaan level LOTS dan HOTS oleh Anderson dan Kratwhol (2001)
Sumber Kemdikbud RI



Contoh Soal LOTS HOTS, disini kita akan memakai istilah: L1, L2, dan L3 untuk memudahkan.

Contoh soal L1: Pengetahuan dan pemahaman
Read the following text
I usually get up at half past four in the morning. I take wudlu to pray for Shubuh Prayer. I don’t forget to tidy the bed. Then, I do jogging for about half an hour. I take a bath at about six a.m.,  after that I get dressed and have breakfast. School bell rings exactly at seven o’clock. I always go to school on time. Being discipline is one of my habits.
Question:
1. What does the writer do after tidying up his bed?
Soal di atas termasuk kategori LOTS, yaitu level 1 pemahaman dan pengetahuan. Soal-soal explicit(tersurat) termasuk golongan soal level ini.
Contoh soal L2: Aplikasi (Penerapan)
2. I _________ to school if the rain stops.
Soal di atas termasuk soal level 2 atau aplikasi karena untuk menjawab soal tersebut siswa harus memahami konsep materi pengandaian tipe satu. Selanjutnya siswa akan mengaplikasikannya untuk menjawab soal tersebut di atas.
Contoh soal L3: Penalaran
3. Based on the passage above, What will the writer feel if he arrives at school late?
Contoh soal di atas membutuhkan pemikiran mendalam dan ada proses anisis teks oleh perserta didik/siswa, oleh karena itu model soal nomor 3 termasuk pertanyaan tersirat dan bisa dikatakan soal berkategori HOTS.
Demikian yang dapat penulis share di sini terkait apa itu soal HOTS dan LOTS dan bagaimana cara kita untuk menyusun soal-soal tersebut. Perlu diketahui pula bahwa soal-soal HOTS ini sangat penting untuk diaplikasikan pada soal untuk melatih anak berfikir tingkat tinggi. Pembiasaan ini sangat baik untuk menghasilkan output anak yang berkualitas seperti yang sudah disinggung pada kurikulum 2013 dari kemdikbud.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi anda. Salam sukses berjama’ah. Amin.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed