Penjelasan tentang Sentence With One Clause

Belajar Bahasa Inggris Penjelasan tentang Sentence With One Clause
Pelajaran ini akan membahas tentang klausa (Clause), terutama kalimat yang mengandung satu klausa atau dalam Bahasa Inggrisnya sentence with one clause.

Sebelum menjelaskan berbagai hal yang terkait dengan kalimat dengan satu klausa, maka harus diketahui dulu klausa dan macamnya.

kalimat sederhana dengan satu klausa

Apa klausa itu?

Clause (klausa) adalah kelompok kata yang saling berhubungan. Ia mempunyai subjek dan predikat.

Ada dua macam klausa, yaitu:

1. Independent clause

Disebut juga main clause atau disebut juga induk kalimat atau kalimat utama.

Ia mempunyai subjek dan predikat dan dapat berdiri sendiri karena ia adalah merupakan kalimat yang lengkap dan sempurna. Dalam arti kalimat tersebut memberikan informasi yang utuh dan lengkap.

Oleh karena itu biasa disebut juga dengan simple sentence.

2. Dependent clause

Disebut juga subordinate clause. Dalam bahasa Indonesia disebut anak kalimat. Ia mempunyai subjek dan predikat, namun tidak bisa berdiri sendiri sebagai kalimat yang sempurna.

Dependent clause ini memerlukan independent clause agar menjadi kalimat yang sempurna dan memberikan informasi yang lengkap.

Sentence with one clause

Di bawah ini adalah penjelasan tentang kalimat dengan satu klausa.

a. Kalimat setidaknya harus mempunyai satu subjek dan satu verb.

Keterangan tentang verb:

– Verb (kata kerja) adalah kata yang menggambarkan sebuah aksi (action) atau keadaan (state).

– Verb berdasarkan ada atau tidak adanya objek ada dua, yaitu:

   – Transitive = ketika aksi atau perbuatan memerlukan objek.
      Contoh kalimat => He opens the door = Dia membuka pintu itu.

   – Intransitive = verb yang tidak memerlukan objek.
     Contoh kalimat => She smiled = Dia tersenyum.

b. Kalimat dimulai dengan capital letter (huruf besar) dan diakhiri dengan titik (full stop).

Contoh:

He drives his own car.
Artinya = Dia mengendarai mobilnya.

c. Preposisi diikuti oleh kata benda atau kata ganti. Kata benda/kata ganti dinamakan objek dari preposisi. 

Keterangan:

– Preposition adalah kata depan/kata perangkai seperti after, in , to, with, etc.

– Noun adalah kata benda (person, thing, idea).

– Pronoun adalah kata ganti seperti I, we, they, their, hers, myself, etc.

– Pronoun digunakan sebagai kata untuk menunjuk kata benda yang telah disebut sebelumnya (atau kata yang sudah diketahui) agar tidak terjadi pengulangan penyebutan suatu kata di dalam sebuah kalimat.

Contoh kalimat:

Chaniago and Edward are from Padang = Chaniago dan Edward dari Padang.

d. Tentang present participles pada sebuah kalimat

– Present participle adalah verb- ing.

– Verb -ing ada dua macam, yaitu sebagai verb dan sebagai adjective (kata sifat).

– Verb -ing yang berfungsi sebagai verb (kata kerja) di dalam suatu kalimat adalah verb-ing yang terdapat be (is, am, are, etc.) sebelumnya.

Contoh kalimat:
He is standing next to me.
Dia sedang berdiri di dekatku.

– Verb -ing yang berfungsi sebagai kata sifat (adjective) dalam suatu kalimat adalah yang tidak terdapat be (is, am, are, was, were, etc) sebelumnya.

Contoh kalimat:
The boy standing next to me is very kind.
Anak laki yang berdiri di dekat ku sangat baik.

e. Tentang past participle pada sebuah kalimat.

– Past participle adalah verb yang berakhiran -ed (regular verb), dan irregular verb.

– Verb yang berakhiran -ed di dalam sebuah kalimat, dapat dikatakan sebuah simple past, past participle, atau sebuah adjective.

Contoh kalimat menggunakan kata washed:

Simple past: I washed my car.
Past participle: I have washed my car.
Adjective: The car washed by me is now in a showroom.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *